MY OFFICIAL ACCOUNT OF UNTUNG DIMAS PRAYOGI :)

Kamis, 25 Januari 2018

puisi indahnya percikanmu. puisi yang pernah di muat pada majalah edukita kab.tegal 2012 :)



Indahnya percikan mu
Malam yang sunyi…
Ku buka lorong jendela kamarku..
Ku sambut semilir angin yang menerpaku
Ku balas alunan itu dengan music dan irama syahdu dalam hati..
Ku coba tengok langit nan jauh di sana itu
Gemerlap bintang menyambut lamunanku
Bulan sabit bagaikan membalas senyum manis yang ku urai
Tak kalah dengan planet-planet indah berwarna-warni
Lamunanku buyar ketika teringat sosok seseorang
Berjiwa satria, bijak nan berbudi itu
Berfikir siapakah aku, dan apakah aku bias sepertinya..
Hari-hariku slalu teringat namanya..
Sosok pemimpin yang berarti dalam negeri..
Etika moral budaya slalu ia berikan di sela waktu senggangnya
Tak kalah kata- kata mutiarapun ia percikan ke wajahku
Wahai pemberi warna dalam mutiara- mutiara hati
Terimakasih kau telah memberikan arti kata dalam hidup
Aku akan selalu mengingat kata-kata mu itu..
Bermimpi, berdoa, dan berusaha itu gemanya..
Walau terkadang gumpalan-gumpalan batu slalu ada
Kan kusingkirkan semua itu dengan semangatku
Wahai pemberi warna dalam mutiara- mutiara hati
Engkaulah penerangku, pahlawan tanpa jasa ku
Aku tak akan melupakan mu
Walau raga kita terpisah jauh……

Senin, 18 November 2013

lamu teplok(perjuangan)



LAMPU TEPLOK

Diantara beribu bintang, ...
Terselip sebuah zodiak  yang akan mebentuk sebuah nama yang indah
virgo, pisces, scopio, semua bergabung menjadi satu, menyinari dunia yang silih berganti
betapa indahnya gemerlap bintang seakan mata ini enggan terpejam dengan kemilaunya
hingga astronot menciptakan borsa untuk melihatnya
kapela,vega, menjadi sebuah nama indah yang tidak akan terlupa
Namun ketika mendung tiba ribuan bintang itu tertutup oleh awan-awan kusam penyebab hujan
Embun laut itu terbang hingga ahirnya menjadi awan hitam yang kusam tak berwarna
Ketika hujan turun Tak ada secercah harapan untuk menyinari dunia
Hanya butiran butiran embun yang mampu menyegarkan suasana
mengiringi lagkah hingga ahirnya tertuju pada sebuah harapan manis dan memegangnya.
Namun ketika cuaca tidak menentu hanya sorot yang mengelilingi dunia dengan pesawat andalanya
Besar, tak akan sampai hanya untuk megelilinginya
Dan lampu teploklah yang akan bersinar menerangi malam
sebuah harapan muncul ketika lilin lilin kecil berbaris indah menyinari dunia
warna warni lapion mebuat mata yang dulu kusam melihat dunia
kini menjadi segar tak megubah kata bahagia menjadi kesedihan yang dulu pernah ada
kini sebuah harapan panjang muncul dan berharap cuaca kembali seperti biasanya
Menanti gemerlapnya bintang bintang di langit dan menjadi nama baru yang akan terukir indah warna warni di dunia ini..
 Pin:29d90e8f

Selasa, 12 November 2013

cerpen malaikat kecil

Malaikat penerangku
Di sebuah kota ada sosok putri yang sangat cantik,tetepi ia tidak pernah mensyukuri apa yang ia peroleh. Pada suatu hari ia memohon kepada allah untuk mengabulkan doanya. Seperti biasa ebelum tidur ia memanjatkan doanya.
“Ya allah hamba mohon agar hamba bisa beli barang yang hamba inginkan seperti teman-teman hamba, agar hamba bisa berpenampilan menarik, amin” pinta sang putri, Lalu iapun terlelap tudur.
 Iapun selalu berdoa di selakeberanglkatanya ke sekolah, atau pulang sekolah hingga ahirnya ia kesal dengan semua  karena doanya tidak di kabulkan, iapun melepas kesedihan di teras depan rumahnya.
“Allah jahat-Allah jahat, kenapa allah tidak mengabulkan doaku, padahal kata pak ustad jika kita berdoa kita akan mendapatkan apa yang kita impikan, tapi kenyataanya tidak.” Kesalnya.
Lalu tiba- tiba muncul malaikat yang berdiri di hadapanya, iapun ketakutan dan merintih.
“jangan takut aku tak akan menyakitimu, hay anak muda, kau jangan pernah menyalahkan sang pencipta, jika kau meminta untuk kesombongan pasti allah tidak akan mengabulkan karna allah tidak suka dengan orang yang sombong.”
“lalu aku harus bagaimana?”
“kau boleh berdoa seperti itu asalkan jangan untuk kesombongan.”
“oh gitu yah malaikatk aku akan segera menggunakan saranmu malaikat.”
Malaikat pun menghilang begitu saja.
Seperti malam malam sebelumnya ia berdoa sebelum waktu tidurnya.
“Ya Allah hamba Mohon agar hamba di berikan barang barang yang hamba inginkan, hamba berjanji  tidak akan pamer dengan teman-teman hamba, yakin!”
***
Ia pun mulai bingung sudah sekian lama ia berdoa seperti itu tapi tidak pernah terkabul,lalu  ia pun melamun di teras depan rumahnya, tiba tiba malaikat itu datang lagi
“kenapa anak muda ! jangan terlalu banya melamun karna melamun akan menambah daya stress di otakmu.”
“aku sebel doaku tidak di kabulkan.”
“sabar anak muda , jika kau memohon terus menerus tanpa melakukan kewajiban mu itu sma saja, dan ingat Allah bukan hanya butuh permohonanmu tetapi juga butuh pujianmu, paham!”
“paham-paham malaikat, aku akan segera melaksanakan saran mu itu.”
Ia pun mulai menjalankan segala kewajibanya dan tak lupa ia berdoa sebelum tidurnya
“ya Allah tuhan maha pengasih maha penyayang, hamba mohon agar doa hamba di kabulkan, agar aku bisa tampil beda, amin”
Selalu seperti itu doa yang ia panjatkan, hoingga akhitnya ia pun berputus asa. Dan melamun di depan teras rumahnya. Tiba tiba muncul seorang malaikat.
“kenapa anak muda ? kau beroputus asa?”
“ ia malaikat aku cape dengan semua ini!”
“loh orang islam ko berputus asa seperti it, gimana doakamu mau di kabulkan jika kamu berputus asa seperti itu, ingat loh Allah tidak suka dengan orang yang berputus asa.”
“lalu aku harus bagaimana lagi malaikat?”
“kau itu manusia yang kurang syukur, kau tidak pernah berterimakasih pada semua yang ada,dank au tak pernah menghargai dengan apa yang kau punya.”
“apa yang aku punya malaikat?”
“kau masih punya fisik yang bagus dan cantik tetapi kau tidak pernah menutup aurat mu.”
“hanya itu?”
“ satu lagi kau masih mempunyai kedua orang tua, tetapi kau tidak pernah menghargai keduanya ingat loh restu Allah Adalah restu orang tua.”
“oh gitu yah! Aku baru tau” lalu ia merenung sejenak.
Ia pun sadar dengan semua itu, ia mulai mensyukuri apa yang ada, menutup aurat, dan menyayangi ke dua orang tuanya
“ akhirnya aku sadar bahwa allah itu menciptakan kita untuk berbeda kita tidak boleh memaksakan yang kita tidak mampu, dan kesimpulanku kali ini adalah syukuri apa yang ada karna hidup adalah anugrah.”

CERPEN @KUTUKAN



KUTUKAN

Ibu dan bapaku berasal dari desa, mereka bertemu berkenalan dan akhirnya menikah, mereka bermimpi bahwa setelah menikah maka kehidupan akan semakin bahagia daripada masa lajangnya. Namun keadaan ini tidak seperti yang mereka bayangkan, mereka harus menghaadapi rintangan demi melahirkan anak. Kelahiran anak pertamanya tidak bisa di timang- timang karena anak pertamanya meninggal hanya dalam waktu 1 minggu di dunia. Begitu pula dengan anak ke dua sampai ke tujuh.
Aku  adalah Anak ke 8 dari10 Saudaraku, tapi 9 saudaraku meninggal dunia pada saat masih bayi, Akupun lahir secara sesar karna aku hanya 7 bulan berada dalam rahim ibuku.
Tepatnya pada tanggal 12 Agustus 1995 Aku di lahirkan di RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Rasa gembira, senang, sedih bercampur menjadi satu dalam hangatnya Keluargaku karna mereka sudah menginginkan sebuah keturunan, bahkan demi Aku hidup Ayahku mempunyai kepercayaan yang aneh, itu semua karena ayahku tidak pengin kejadian yang lalu terjadi lagi ia mulai terpengaruh oleh teman kenalanya yang seketika itu juga sedang menunggu anaknya yang baru lahir.
“Pak Fahri… Anaknya kecil banget?” Tanya Pak Fajar.
“ya pak,orang dia cuman 7 bulan di kandungan beratnya juga hanya 1,4 kg.” jawab Ayahku
“Kecil amat yah pak? Ngga salah tuh?”
“ya emang segitu, untung aja masih bisa hidup, tidak seperti tujuh Kakaknya.”
 “emang ada apa dengan tujuh Kakaknya?”
“ mereka hanya bertahan hidup ketika berumur tiga sampai enam hari di dunia.”
“wallah, kejadian ini seperti tetangga depan rumahku, coba nanti Bapak panjangkan rambutnya hingga ia di sunat dan ketika di sunat mencukurnya pun harus di tepi pantai dan rambutnya di buang ke laut beserta sesaji dan 1 gluntung kepala kerbau.”
“ ah massa”
“coba saja Insya Allah berhasil.”
Ayahku pun mengikuti saran teman barunya itu. Setelah beberapa tahun di Jakarta aku merantau ke kampung dan hidup di kampung.
Dimanja itulah kata yang tepat untuk masa kecilku! Aku slalu di perhatikan, di berikan apa yang aku inginkan oleh orang tuaku hingga aku Aku besar, rambut yang semakin panjang membuatku seperti perempuan, ejekan, cemoohan selalu aku terima hingga waktu sunatan pun tiba.
Aku melewati prosesi sunatan beserta cukur rambut itu, Aku di sunat dan rambutku yang hampir 1,5 m itu di cukur di tepi pantai beserta sesaji - sesaji yang telah di persiapkan. Bukan itu saja, Aku pun harus mandi kembang 7 rupa, mandi air 7 sumur tua, dan yang terahir adalah prosesi ruatan.
Akupun sekarang tidak seperti seorang perempuan lagi, cemoohan dan ejekan itupun sirna seketika itu. Aku sekarang berasa seperti laki-laki yang sesungguhnya, karna rambutku yang panjang telah di sulap menjadi cepak. Namun keadaan ini tidak malah menjadi baik seperti yang Aku kira,karna ketika Aku menginjak dewasa sifatku semakin berubah, Aku semakin keperempuan- perempuanan, Aku mulai merawat diri, pergi kesalon,sering shoping, sering hang out bahkan pada akhirnya Aku terjerumus ke dunia yang menurut orang itu adalah perbuatan keji yaitu bergaul dengan sesama pecinta sejenis atau biasa di sebut kaum gay, mungkin itu juga karna pengaruh temanku juga.
Sejenak Aku berfikir apakah ini sebuah kutukan untukku? Hari- hari ku slalu di selimuti rasa gelisah karna Aku takut orang lain tau akan kelakuanku,firasat dan mimpi- mimpi buruk yang selalu datang padaku membuat Aku semakin tak karuan, semua itu tidak bisa Aku ceritakan kepada orang lain karna Aku takut di kucilkan. Rasa ingin tahuku akan sebuah kutukan itupun berlanjut hingga sekarang. Karna selalu ada hal- hal mengejutkan yang sulit di tebak dan bisa terjadi kapan saja yang membuat air mata ini selalu menetes karena tidak kuat dengan kutukan itu.
Aku ingin seperti teman lelaki lain yang normal. Namun keadaan yang membuat Aku ragu di setiap Aku akan melakukan perubahan. Kejadian ini berlanjut sampai aku lulus SMA. Dan pada suatu ketika tepatnya malam minggu teman SMP ku yang bernama Bayu main ke rumahkuyang seketika itu sedang sepi, Aku ngobrol dengannya hingga larut malam, tak sadar Aku mulai di rayu olehnya dan bercumbu dengannya, tiba- tiba ibuku yang sedang pergi pengajian pulang dan melihat ku sedang bercumbu denganya tapi ia pura- pura tak tahu akan hal ini, aku langsung menjauh dari bayu dan merapikan pakaianku, aku lanjut ngobrol denanya hingga jam setengah 12 malam,akirnya Temanku pun pulang seketika itu juga.
Saat temanku pulang akupun di hajar habis- habisan oleh ibuku dengan penggaris panjang, aku di pecut hingga aku berdarah.
“dasar anak tidak tahu diri, ibu malu punya anak seperti mu” teriaknya sambil melucutiku
“ ampun bu- ampun!!” pintaku sambil bersujut kepadanya
“pergi kamu1 dan jangan pernah kembali kerumah ku lagi!kau telah menggotori nama keluarga.”
“tapi bu, ini sudah larut malam?”
“ ibu tidak peduli! Pergi kamu”
Dengan cucuran air mata Aku pergi sambil membawa tas rangsel berisi pakaianku, bingung, sakit, lapar,dan dingin Yang kurasakan seketika malam itu. Langkah kakiku semakin pelan, energiku berkurang tak tahu tujuan dan arah, bayupun tidak mengangkat telfon ku, malah ia merichek semua panggilanku  Aku pun semakin gelisah, tapi aku tetap menyusuri jalan yang semakin sepi,  tiba- tiba suara motor menghampiriku.
“ Alvin…? Kamu Alvin kan?” Tanya ka david
“ ka david ! iya Aku Alvin ka.”
“Kamu kenapa Vin?? Ayo naik kakimu berdarah tuh!”
Akupun diajak kerumah ka david, aku mandi dan bercerita semuanya kepada ka david. Pada saat aku menceritakan itu semua kepada ka david kadavid agak ketakutan karena dia takut aku akan mengganggunya, namun aku berjanji terlebih dahulu kepada  ka david bahwa aku tudak akan menggangunya, Ka david adalah kakak kelasku pada saat SMA dulu, sekarang ia menjadi polisi.akupun di ajak tingal dengan ka david untuk beberapa waktu, di rumah ka david aku di perlakukan seperti adik sendiri. Tapi aku tidak bisa berlama- lama di rumah ka david karena aku harus segera mencari pekerjaan untuk hidupku sendiri.
Saat ka david berada di ruang tamu aku berpamitan dengannya karna aku harus mencari pekerjaan secepat mungkin.
“ka david,  Alvin mau izin pulang ka?”
“pulang kemana?”
“aku akan merantau ke Jakarta ka?”
“kenapa tidak di sini aja? Di sini juga banyak pekerjaan? Apa perlu kaka carikan? ”
“tidak usah lah ka .. kaka sudah banyak membantu ku, terimakasih yah ka atas semuanya, aku tidak akan melupakan kaka.”
“ tunggu, ini ada sedikit uang untuk mu.”
“makasih ka.”
Akupun pergi, dengan uang pas-pasan aku nekad pergi menyusuri kota metropolitan yang macet itu, aku melintasi berbagai tempat dari mulai bundaran HI, patung pancoran dan gedung- gedung tinggi pencakar langit, akupun berhenti di depan sebuah kantor kecil milik perusahaan motor terkenal di situlah aku mendaftarkan diri sebagai deep collector, aku di interview dan akhirnya aku di terima menjadi deep collector. Aku melewati masa treaning aku di bina secara fisik dan batin mulai dari latihan kemiliteran, olahraga, terapi kecerdasan dll. tiga bulan mengikuti masa training rasa lelah  mulai melanda namaun keadaan itu  terbayarkan ketika aku mendapatkan surat panggilan dari pusat bahwa aku menjadi pegawai tetap dan menjadi ketua manajer di kantor cabang.
Puji syukur atas apa yang telah di berikan kepadaku, ternyata hidup itu indah,dan menurutku apa yang ada pada diri kita itu semua berawal dari kelakuan kita, jika kita berkelakuan baik maka semuanya pasti akan baik, dan kutukan memang ada dan kita wajib percaya tapi jangan pernah menyalahkan kutukan itu jika kelakuan kita itu seperti manusia yang terkutuk.